Ringkas Kata

Tentang Ringkas Kata

Tentang Kami.

Ringkas Kata hadir untuk menyajikan fakta dan merangkum isu penting dengan bahasa yang lebih jernih, konteks yang cukup, dan sikap editorial yang bertanggung jawab. Kami ingin membantu pembaca memahami persoalan tanpa terseret hoaks, narasi jahat, atau kebisingan yang menutup substansi.Hubungi Kami
Tim editorial Ringkas Kata

Tim Kami

Kami adalah tim yang bekerja untuk menyusun fakta, menjernihkan konteks, dan menghadirkan informasi yang relevan agar pembaca dapat memahami isu dengan lebih utuh.

  • Muhammad Syaikodir

    Muhammad Syaikodir

    Pimpinan Redaksi

  • Listiananda Apriliawan

    Listiananda Apriliawan

    Co-founder, IT Staff

  • Eko Budiawan

    Eko Budiawan

    Co-founder, Redaktur Pelaksana

  • M Iksan Mareta

    M Iksan Mareta

    Koordinator Lapangan

  • Wilfi Wulandari

    Wilfi Wulandari

    Koordinator Liputan

  • Bella Fatima DZ

    Bella Fatima DZ

    Fact Checker

  • Diki Sudarman

    Diki Sudarman

    Staff Visual

Literasi tetap mendesak di tengah banjir hoaks dan narasi jahat

Ringkas Kata hadir untuk membantu pembaca memahami isu penting dengan konteks yang utuh, bahasa yang lebih jernih, agar pembaca tidak mudah terseret oleh kebisingan digital.

1.674

isu hoaks teridentifikasi dalam setahun terakhir

Menurut data Komdigi untuk periode Oktober 2024-Oktober 2025, hoaks tetap hadir sebagai ancaman rutin. Ini alasan kami menaruh fokus besar pada konteks, verifikasi, dan literasi yang bisa dipahami publik luas.

Sumber: Komdigi, 23 Oktober 2025

3.943

konten disinformasi, fitnah, dan kebencian ditangani

Dalam periode 25 Agustus-21 Oktober 2025, ruang digital Indonesia masih dibanjiri narasi jahat. Noise semacam ini sering menjadi bahan black campaign, polarisasi, dan manipulasi opini.

Sumber: Komdigi, 23 Oktober 2025

72,44

skor Tingkat Kegemaran Membaca nasional pada 2024

Minat baca membaik, tetapi perhatian publik masih diperebutkan konten manipulatif. Karena itu, literasi tidak cukup soal akses bacaan, melainkan juga kemampuan memilah fakta dari sensasi.

Sumber: Perpusnas, 31 Oktober 2025

Tiga angka ini menunjukkan satu persoalan yang saling berkaitan: hoaks dan narasi jahat terus membanjiri ruang digital, sementara kemampuan publik untuk menyaring informasi yang benar masih harus terus diperkuat. Di titik itulah Ringkas Kata mengambil peran, yaitu menyajikan isu secara ringkas, relevan, dan lebih mudah dipahami agar literasi tidak berhenti pada kebiasaan membaca, tetapi juga tumbuh menjadi kebiasaan berpikir jernih.